Terbitan Terbaru

Sunday, August 21, 2016

Mensos Luncurkan Layanan E-Warong KUBE PKH

Mensos Luncurkan Layanan E-Warong KUBE PKH

Uji coba transaksi di e-Warong seusai peluncuran layanan e-Warong KUBE PKH oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Kelurahan Ngadirjo, Kecamatan Mijen, Semarang, Sabtu (20/8). (suaramerdeka.com/Cun Cahya)
SEMARANG - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meluncurkan layanan e-Warong KUBE PKH atau Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan di Kelurahan Ngadirjo, Kecamatan Mijen, Semarang, Sabtu (20/8). Untuk akhir tahun ini ditargetkan akan membuka 43 e-Warong di seluruh Kota Semarang.

E-Warong ini merupakan program penyaluran bantuan sosial yang dilakukan secara non tunai. Dengan bantuan sosial yang dilakukan secara non tunai dengan sistem digital perbankan dimaksudkan untuk memudahkan, memantau dan mengurangi penyimpangan serta memperluas inklusi keuangan.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sesuai dengan arahan Persiden agar bansos-bansos disalurkan melalui non tunai dan ini merupakan format terintegrasi. “Sementara ini PKH dan raskin tapi kita juga sudah menginteragsikan dengan LPG dan pupuk bersubsidi seperti di Sidoarjo dan Surabaya dan mudah-mudahan dari rencana 43 e-warong di Semarang pada warong kedua, ketiga dan seterusnya sudah bisa terintegrasikan elpiji 3 kg, pupuk bersubsisi dan listrik sehingga secara bertahap bansos ini akan bisa diintegrasikan dalam format non tunai,” katanya.

Keunggulan e-Warong ini, lanjut Khofifah selain menjadi agen bank juga menjadi tempat penjualan sembako dan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang disuplai dari Perum Bulog dengan harga murah namun saat ini hanya bisa untuk penerima PKH. Ia berharap ada pemberdayaan di dalam e-Warong ini karena pengelolanya adalah penerima PKH dan menjadi agen BNI sehingga nantinya pembinaan akan dilakukan oleh BNI dan Bulog mensuplai barang dalam karungan sehingga diperlukan pengepakan dari para anggota sehingga ada tambahan pemasukan yang diterimakan disekitar e-Warong.

Dari hasil uji coba di beberapa kota lainnya, Khofifah menyampaikan 95 persen puas dengan PKH. Untuk saat ini di dalam kartu tersebut masih berisi bantuan dari CSR BNI sehingga untuk PKH akan cair bulan September. Nantinya e-Warong ini akan melayani 1.000 penerima raskin dan 500 penerima PKH. Selain itu, bisa dimanfaatkan untuk selain PKH dan penerima bansos dengan akan menghitung terlebih dahulu kemampuan logistik Bulog dalam memenuhi kebutuhan sembako.

“Harga ini sudah memutus sekian mata rantai karena murah dan sementara melayani yang punya kartu. Tapi nanti jika Bulog bisa menyetok barang-barangnya nanti ini bisa merangkap sebagai Rumah Pangan Kita sesuai program Bulog,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto menambahkan keunggulan lain dari proram ini selain bisa digunakan di e-Warong dan jaringan BNI juga bisa dilakukan penarikan di tiga bank BUMN yakni Bank Mandiri, BTN dan BRI. “Keunggulan bahwa penyaluran bansos subsidi ini melalui layanan digital dapat terintegrasi perbankan sehingga lebih efektif efisien trasparan,” ucapnya. (Cun Cahya/CN38/SM Network)

Sumber : Suara Merdeka

Monday, August 1, 2016

Pengumuman Pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang (Psikotes dan Tes Tertulis) Pendamping dan Operator PKH Tahun 2016

Pengumuman Pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang (Psikotes dan Tes Tertulis) Pendamping dan Operator PKH Tahun 2016



Berdasarkan surat edaran Kementerian sosial Republik Indonesia Nomor : 716/LJS.JSK.TU.PANSEL/07/2016 Perihal : Persiapan Pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang (Psikotes dan tertulis) Pendamping dan Operator PKH tahun 2016. Dalam rangka pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang (Psikotes Tes Tertulis ) bagi Calon Pendamping Dan Operator PKH Tahun 2016 yang sudah dinyatakan lolos administrasi akan mengikuti Tes Kompetensi Bidang yang akan diumumkan melalui sms atau email (seleksisdmpkh2016@kemesos.go.id) yang berisi informasi waktu dan tempat pelaksanakan tes. Adapun kelengkapan berkas lamaran yang perlu di bawa pada saat tes yaitu :
  1. Bukti kelulusan seleksi administrasi (jika ada)
  2. Formulir Daftar Riwayat Hidup secara online yang telah diisi dan ditandatangani
  3. Surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan (sesuai contoh format terlampir), menggunakan tinta hitam dan ditujukan kepada Panitia Seleksi SDM PKH Tahun 2016
  4. FC KTP
  5. Pas foto berwarna berlatar belakan warna biru ukuran 4x6 sejumlah 2 lembar
  6. FC ijasah dan Transkrip Nilai/Daftar Nilai/NEM yang telah dilegalisir cap basah (1 rangkap)
  7. Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah
  8. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku
  9. Surat Keterangan dari Dokter yang menyatakan jenis kecacatan (khusus bagipelamar penyandang disabilitas, guna mempermudah aksesbilitas)
  10. FC Sertifikat Pelatihan terkait
  11. Sertifikat/Surat keterangan pengalaman praktek dan atau keterlibatan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial
  12. Surat Pernyataan bukan sebagai CPNS/PNS/TNI/POLRI atau tidak terikat kontrak kerja dengan pihak lain
  13. Surat Pernyataan tidak berkedudukan sebagai pengurus, anggota atau memiliki afiliasi dengan Partai Politik
  14. Surat Pernyataan kesediaan penempatan lokasi tugas
  15. Surat Pernyataan kesediaan bekerja secara purna waktu dan menerima honor sesuai ketentuan PKH
  16. Pakta integritas pendamping/operator PKH
Untuk lokasi pemberitahuan tempat pelaksanaan Tes akan kami sampaikan menyusul.

Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Berikut Link Download Kelengkapan Berkas Lamaran : Lampiran Kelengkapan Berkas Lamaran

Wednesday, July 13, 2016

Hindari Potongan Liar, Pemerintah Salurkan Bantuan PKH Secara Non-Tunai

Hindari Potongan Liar, Pemerintah Salurkan Bantuan PKH Secara Non-Tunai

JAKARTA - Pemerintah sedang berupaya memaksimalkan penyaluran seluruh program bantuan sosial yang ada agar tepat sasaran.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan seluruh bantuan sosial bakal didistribusikan secara nontunai.

Hal tersebut untuk memaksimalkan supaya bantuan sosial pemerintah memiliki nilai produktivitas bagi penerimanya. Salah satu item yang sedang diujicobakan adalah penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH).

"Sebetulnya ini besarannya adalah bansos non tunai. Jadi format untuk mendistribusikan seluruh bansos dengan cara non tunai. Salah satunya PKH. Supaya lebih maksimal," ujar Khofifah saat ditemui usai rapat koordinasi mekanisme penyaluran Program Keluarga Harapan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).

Format penyaluran secara tunai, kata Khofifah, dinilai lebih efektif untuk menghindari adanya praktik pemotongan liar. Pemerintah pun sedang melakukan uji coba implementasi penyaluran format bansos non tunai bekerjasama dengan Bank Nasional Indonesia (BNI).

Setiap penerima akan mendapat nomor rekening bank yang telah ditunjuk oleh Pemerintah dalam menyalurkan bantuan PKH.

Penerima PKH bisa mengambil sebagian uangnya langsung melalui bank dan sebagian yang tidak diambil bisa disimpan di rekening. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi antre berjam-jam untuk mendapatkan bantuan dan memiliki kelonggaran waktu dalam mengakses bantuan pemerintah. Penerima bantuan tidak harus mengikuti jadwal pencairan dana.

"Penerima PKH akan mendapat nomor rekening. Mereka bisa ambil kapan saja sesuai keperluan. Sisanya bisa diambil di ATM atau ditabung. Sehingga tidak harus antre panjang dan mengikuti jadwal pencairan. Tidak harus diambil semua di hari yang sama. Ini yang sedang kami uji coba melalui BNI," ungkapnya.

Menurut Khofifah dari banyak riset yang dilakukan oleh Bank Dunia, TNP2K dan Bappenas menunjukkan Program Keluarga Harapan memiliki signifikansi tertinggi dalam menurunkan kemiskinan.

Berdasarkan data Kemensos saat ini jumlah penerima PKH mencapai 3,5 juta kepala keluarga. Rencananya angka ini akan bertambah 6 juta pada November 2016.

"Sekarang 3,5 juta. November nanti Insya Allah akan masuk 6 juta. Jadi akan ada tambahan 2,5 juta itu akan menerima pada pencairan tahap keempat. Setahun ada 4 pencairan," kata Khofifah.

Sementara itu Khofifah memaparkan ada 42 Kabupaten yang belum menerima bantuan PKH. Tujuh belas diantaranya merupakan kabupaten di Pegunungan Tengah Papua.

Khofifah menargetkan pada November semua kabupaten seluruh Indonesia akan tersentuh program PKH. "Insya allah rata November nanti semua rata," pungkasnya.

Sumber : Kompas.com

Wednesday, June 29, 2016

Gelar Buka Bersama; PKH Kebumen Berbagi dengan Penunggu Pasien

Gelar Buka Bersama; PKH Kebumen Berbagi dengan Penunggu Pasien

PKHKebumen.com - Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Kebumen melaksanakan kegiatan buka bersama di Mushalla Disnakertransos Kebumen, Selasa (28/6/2016). Ketua Panitia Muri Kuntjoro, pendamping PKH Kecamatan Gombong, berharap selain sebagai kegiatan amaliyah di bulan Ramadhan acara ini juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, menjalin kebersamaan antara Pendamping dan Operator PKH Kabupaten Kebumen.

Sebelum acara buka bersama, perwakilan pendamping dan operator PKH Kebumen membagikan 50 paket makanan, takjil dan minuman untuk berbuka puasa kepada para penunggu pasien di Rumah Sakit Umum dr. Soedirman (RSDS) Kebumen. Paket sembako diterima secara simbolis oleh Pak Kasman, petugas yang biasa memandikan jenazah di RSDS.

Acara buka bersama yang dihadiri Korkab PKH Kebumen, Sunarto, S.Kom tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustad Slamet Suhermanto, S.Pd.I. dari Kabuaran, Kecamatan Prembun. Dalam tausiyahnya, Ustad Slamet menyiggung terkait profesionalisme kerja para Pendamping dan Operator PKH. Sebagi pejuang kaum dhuafa, ustad berpesan agar Pendamping dan Operator PKH bekerja secara jujur, profesional, iklas dan didasari niat beribadah serta selalu ingat kepada Allah SWT.

Apabila Pendamping dan Operator PKH bekerja sungguh-sungguh sesuai tupoksinya, niscaya apa yang menjadi harapan dan cita-cita program akan terwujud. Allah SWT pun akan membalasnya dengan pahala dan riski yang berkah dan InshaAllah berlimpah. Karena rejeki dari Allah SWT bagi seluruh mahluknya terbagi menjadi tiga macam.

"Rejeki dari Allah SWT itu ada tiga macam. Rizki tetap, rizki perubahan (tambahan -red), dan rizki bonus atau rizki yang tak terduga." jelas Ustad Slamet Suhermanto, S.Pd.I.

Rizki tetap yakni rizki yang sudah pasti diberikan Allah SWT kepada seluruh mahluknya, minimal untuk bertahan hidup. Rizki perubahan diperoleh manusia karena ikhtiar atau usahanya. Sedang rizki bonus adalah rizki yang tak diduga-duga datangnya.

"misalnya, saya yang tiba-tiba dapat undangan di acara buka bersama ini." imbuhnya.

Acara berakhir usai santap buka bersama dan shalat magrib berjama'ah. Meski tak semua pendamping hadir, acara berlangsung lancar dalam suasana keakraban. (mat/kbm)
Peringatan Hari Anti Narkoba, KSM PKH Dapat Santunan dan Buka Bersama

Peringatan Hari Anti Narkoba, KSM PKH Dapat Santunan dan Buka Bersama

Ibu-ibu PKH antusias mengikuti acara. 
PKHKebumen.com - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Kabupaten Kebumen tahun 2016 diisi dengan kegiatan Buka Bersama 1000 anak yatim dan dhuafa, Sabtu (25/6/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. Pendamping PKH turut terlibat menjadi panitia peringatan sekaligus mengawal KSM Peserta PKH yang menjadi dampingannya.

Sebanyak 500 KSM Peserta PKH dari Kecamatan Kebumen dan Pejagoan mendapat kesempatan untuk berbuka puasa bersama Bupati Kebumen. Mereka juga mendapat santunan dan bingkisan paket sembako dari Bank BNI Kebumen yang menyeponsori acara tersebut. Namun yang lebih utama yakni mereka mendapat wawasan terkait bahaya narkoba. Sebagai pengurus keluarga, para ibu KSM peserta PKH menjadi benteng dan agen utama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba bagi anak-anak mereka.

Bupati Kebumen, Yahya Fuad berpesan kepada seluruh peserta dan keluarganya agar tidak merokok. Karena selain menimbulkan gangguan kesehatan, rokok menjadi salah satu penyebab utama 'kemiskinan' khususnya di Kabupaten Kebumen ini.

"Dari data BPS di Kabupaten Kebumen ini, pengeluaran terbesar kedua masyarakat adalah untuk membeli rokok." jelas bupati.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen gencar mengkampanyekan Gerakan Anti Rokok.

Selain buka bersama dan santunan bagi 1000 anak yatim dan dhuafa, acara peringatan HANI di Kebumen tersebut diisi pula dengan pertunjukan seni dan musik Islami, pengajian oleh Ustadzah Avifah finalis AKSI Indosiar 2014, Deklarasi Pemuda Anti Narkoba dari KNPI juga pemusnahan narkotika berupa minuman keras. (mat/kbm)